Selasa, 09 Januari 2018

PENGARUH PENGOLAHAN PANGAN TERHADAP KANDUNGAN GIZI


Semua proses pasti akan membuat sebuah perubahan baik itu sedikit atau banyak. Perubahan daro hasil proses apapun memungkinkan akan merubah kandungan zat sebenarnya yang ada pada suatu barang atau bahkan makanan yang nantinya akan masuk kedalam tubuh. Maka dari itu dibutuhkan ketepatan dalam pengolahan apapun yang akan diproses sehingga menjadikan sebuah hasil yang bermanfaat serta memiliki suatu nilai atau kandungan yang sesuai harapan.

Pengolahan pangan merupakan sebuah proses yang digunakan untuk merubah bahan mentah menjadikan bahan yang siap guna. Seperti halnya proses pengolahan bahan pangan yang terjadi pada produksi pemasakan makanan, hal ini penting sekali diperhatikan karena proses pengolahan bahan pangan tidak bisa dilakukan sembrangan, melainkan harus memiliki porsi dan aturan sendiri, pada pengolahan inilah yang akan menentukan nilai kandungan gizi yang akan masuk kedalam tubuh.

Pengolahan bahan pangan terhadap karbohidrat
Karbohidrat merupakan sumber kalori yang akan diolah sehingga menjadikan sumber energy yang dibutuhkan setiap hari. Aktivitas yang padat jika tidak diimbangi dengan mengkonsumsi makanan kaya akan serat dan kalori maka akan merasa lemas dan tidak bersemangat. Pemasakan yang dilakukan pada bahan pangan juga dapat mempengaruhi kadar karbohidrat yang ada pada suatu makanan, sehingga karbohidrat akan memudar. Hal yang tidak diinginkan juga mungkin saja terjadi ketika bahan pangan melalui proses pemasakan yang tidak sesuai dengan porsinya, maka kandungan karbohidrat akan memudar dan berkurang dalam sebuah makanan. Dalam proses pengolahan yang dimasak terlalu lama akan menghilangkan karbohidrat juga akan memudarkan serat yang sangat dibutuhkan tubuh setiap hari karena terpanaskan dalam waktu yang amat lama.

Pengolahan bahan pangan terhadap lemak
Lemak juga dibutuhkan dalam tubuh namun tidak sebanyak karbohidrat yang sudah dijelaskan diatas. Lemak bisa saja menjadi racun dalam tubuh jika tidak diolah dengan baik pada proses pemasakannya. Rata-rata pemasakan dilakukan dengan cara memanaskan sebuah bahan pangan. Pemanasan ini biasa dilakukan dengna penggorengan, dalam hal ini jika penggorengan atau pemasakan sebuah bahan pangan tidak dilakukan dengan baik maka akan merubah kandungan terutama pada lemak. Kandungan lemak yang terlalu lama memudar karena dipanaskan dapat berbentuk produk polimerisasi yang akan menjadi racun dalam tubuh. Saat dimakan mungkin saja tidak terasa namun organ dalamlah yang akan merasakannya.

Pengolahan bahan pangan terhadap protein
Proses pemasakan yang dipanaskan dalam durasi waktu yang lama dalam suhu tertentu akan menyebabkan kerusakan kandungan dalam protein makanan. Ketika proses pemasakan yan tidak pada porsinya dapa menyebabkan denaturasi pada makanan. Denaturasi adalah perubahan struktur protein dimana pada keadaan terdenaturasi penuh akan menghilangkan fungsi protein sekunder dan tersier. Jadi pada proses pemasakan yang tidak benar akan menghilangkan fungsional protein yang terkandung dalam makanan. Sehingga kadar protein yang diharapkan oleh tubuh kita tidak akan terpenuhi dengan baik.


Telah diketahui bahwa pengolahan bahan pangan sangat mempengaruhi keberadaan kandungan gizi yang aka nada pada sebuah makanan. Maka dari itu sangat penting untuk mengetahui makanan tersebut sudah diolah dengan baik atau tidak, jangan hanya rasanya saja yang dirasakan tapi juga kandungannya terhadap tubuh kita.