Jumat, 18 Mei 2018

MAKANAN DAN MINUMAN YANG KEMBALIKAN ENERGI KETIKA BUKA PUASA


Ketika bulan Ramadhan tidak ada yang lebih penting dari adzan Maghrib. Iya, karena jika adzan maghrib mulai dikumandangkan, maka waktu berpuasa dapat diakhiri. Untuk mengawali buka puasa anda, tentunya disunahkan untuk meminum atau memakan yang manis. Tetapi, jika hanya sekedar manis dan tidak mengembalikan energy anda yang hilang saat berpuasa, rasanya kurang lengkap ya.
Nah, karena itu kita akan membahas makanan ataupun minuman yang wajib anda hidangkan dan anda konsumsi ketika berbuka puasa. Karena makanan dan minuman ini adalah makanan yang baik dan mampu mengembalikan energy kita yang hilang saat berpuasa. Yuk, simak apa saja kira – kira?

1. Kurma
Kurma mengandung zat yang kaya akan glukosa, fruktosa, dan sukrosa dengan kadar kalori rendah, hal ini sangat efektif untuk mengembalikan energi pada sel-sel otak, sel syaraf, sel tulang belakang, sel darah merah dan seluruh tubuh. Tidak hanya itu, kandungan garam pada Kurma juga amat bermanfaat untuk menyeimbangkan tingkat keasaman dalam darah. Ternyata, kurma juga tidak kalah dengan makanan yang lain, kurma juga mempunyai kandungan vitamin yang baik untuk tubuh kita, diantaranya; Vitamin A, B12, B2 dan juga mengandung mineral seperti kalsium, magnesium, kalium, natrium, fosfor dan lainnya.

2. Mint dan Lemon
Campur air, beberapa daun mint dan air lemon dalam blender. Minumlah saat buka puasa. Bisa juga diberi tambahan madu supaya lebih manis. Racikan minuman kaya akan vitamin C dan serat, sehingga membantu lebih segar dan berenergi setelah puasa.

3. Milkshake Pisang
Dalam hal ini, buah Pisang yang kaya akan potassium, serat, vitamin C dan B6 juga rendah tingkat kolesterol. Maka saat buka puasa, Anda bisa minum segelas milkshake pisang untuk memberi energi. Cara pembuatannya tinggal mencampurkan 1-2 buah pisang dan susu dalam blender. Haluskan dan siap untuk dihidangkan.

4. Ubi jalar
Selain rasanya yang manis, ubi jalar mengandung tinggi karbohidrat, vitamin A, dan vitamin C yang berpotensi memulihkan tubuh dari kelelahan. Bahkan, dilansir dari Dr. Axe, ubi jalar bisa ditambahkan sebagai menu makanan diet untuk pasien diabetes. Walaupun rasanya manis, kandungan serat pada ubi jalar membantu memperlambat penyerapan gula sehingga mencegah terjadinya lonjakan kadar gula darah. Selain itu kandungan antioksidan pada ubi jalar mendukung kesehatan otak, sama seperti brokoli dan sayuran hijau lainnya.

5. Apel
Apel menjadi buah yang aman untuk dimakan selama diet. Walaupun rendah kalori, apel dapat menghasilkan energi bagi tubuh dengan kandungan vitamin dan mineralnya yang tinggi. Air, vitamin B, kalium, dan zat besi yang terkandung pada apel memengaruhi fungsi jantung dan otot sehingga membantu memulihkan energi setelah puasa. Jika anda bosan hanya dengan memakannya, maka anda pun juga dapat mengubahnya menjadi jus apel yang menemani buka puasa anda.

6. Madu
Anda pasti tahu jika madu dapat digunakan sebagai pengganti gula. Saat membuat teh manis, madu bisa dijadikan pengganti gula yang biasanya sering dipakai. Bahkan, madu dipandang lebih baik dalam hal kesehatan dibanding dengan gula atau pemanis buatan lainnya. Madu mengandung tinggi kalori karena kaya akan fruktosa, maltosa, sukrosa, dan glukosa sehingga sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah olahraga. Tentunya juga sangat bermanfaat untuk memulihkan energi setelah puasa. Selain gula alami, madu mengandung banyak antioksidan tanpa lemak atau protein sehingga mampu meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh sehingga mencegah terjadinya peradangan dan menjaga tekanan darah tetap normal.