Kamis, 24 Mei 2018

MENJAGA TUBUH TETAP BERENERGI SAAT PUASA


Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan. Pastinya banyak yang melakukan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Nah, biasanya nih kalau puasa itu bawaannya lemas, letih dan gak bersemangat. Gimana ya caranya agar tetap aktif beraktifitas tanpa lemas dan selalu berenergi?
Nah, disini kita lihat yuk bagaimana caranya.

1. Menjaga asupan cairan dalam tubuh
Nah, untuk tetap terjaga asupan cairan dalam tubuh kita saat puasa. Sebaiknya lakukan 3 hal ini

  • Dengan cara rutin mengkomsusi air putih 8 gelas sehari, Yakni 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan yang terakhir 2 gelas di saat sahur. Dan perlu anda ingat, Mengkomsusi air 8 gelas dalam satu waktu sangat tidak dianjurkan, Karena ruang untuk menampung cairan pada lambung sangatlah terbatas. Dan jika kita minum air 8 gelas dalam satu waktu, Maka hal ini akan membuat kita sakit perut karena usus hanya bisa menyerap cairan secara bertahap.
  • Setelah berbuka puasa , Hindarilah minuman yang terlalu manis, Karena bisa membuat gula darah di dalam tubuh kita cepat naik, Yang akan mengakibatkan tubuh cepat haus dan lapar. Hal ini karena saat gula darah meningkat dengan cepat, Maka akan cepat turun juga. Oleh karena itu, sebaiknya kita mengkonsumsi minuman yang tidak terlalu manis, agar kadar gula darah yang stabil bisa bertahan lebih lama.
  • Pada saat sahur , Mengkonsumsi minuman yang terlalu manis juga akan membuat perut anda mudah lapar ditengah-tengah puasa. Untuk mempertahankan rasa kenyang pada perut disaat berpuasa, Sebaiknya komsusilah minuman yang tidak terlalu manis serta memakan makanan yang banyak mengandung karbohidrat komplek.


2. Konsumsi makanan yang menghasilkan energi
Untuk tambahan energi tubuh anda saat berpuasa, anda perlu mengkonsumsi makanan dibawah ini

- Pisang
Buah ini merupakan pilihan utama untuk menghasilkan dorongan energi yang cepat. Pisang juga mengandung serat, yang akan membantu mempertahankan kadar glukosa dalam darah, sehingga memberikan Anda sebuah sumber energi yang stabil.
- Keju
Keju yang berusia lebih lama mengandung kadar asam amino tyramine yang lebih tingi dan dikenal karena kemampuannya untuk mendorong sekresi hormon stimulan dalam tubuh. Saat Anda membutuhkan dorongan energi, cobalah sepotong Parmesan, Stilton, atau keju keras lainnya.
- Gandum
Makanan ini penuh dengan nutrisi yang jumlahnya 25 kali lebih banyak dari sayuran. Banyak orang mengkonsumsi makanan ini karena berisikan klorofil, mineral, dan vitamin A, B kompleks, C, E, dan K, protein dan asam amino yang mudah diserap dalam darah manusia.

3. Perhatikan pola makan saat berbuka dan sahur
Sahur dan berbuka adalah waktu makan yang diizinkan ketika berpuasa.
Sahur biasa dilakukan sebelum fajar dan berbuka dilakukan ketika matahari terbenam.
Sahur menjadi hal penting yang menentukan kekuatan seseorang selama sehari menahan lapar dan haus.

Oleh karena itu, sangat penting mengonsumsi protein dan serat agar rasa kenyang bertahan lebih lama.

Lebih nikmat dan lebih berenergi lagi jika anda menikmati sahut dengan nasi jagung. Karena, jika kita berpuasa, jangan memakan yang mengandung karbo saat sahur, karena dapat mengakibatkan gemuk dan gula darah naik.

4. Ciptakan siklus tidur yang teratur selama Ramadan
Anda dapat mengatur siklus tidur anda dengan cara berikut ini:

- Mengubah jam tidur malam agar tidak mengantuk saat puasa
Saat bulan puasa tiba, Anda tentunya harus melaksanakan shalat tarawih. Shalat tarawih biasanya usai sekitar jam 8 malam. Jika Anda memiliki kebiasaan untuk jalan-jalan, sebaiknya jangan dilakukan dulu selama puasa ini. Segeralah tidur agar Anda mendapatkan badan yang segar dan tidur yang cukup karena esok dini hari Anda harus bangun untuk sahur.

- Sempatkan tidur setelah sahur agar tidak mengantuk saat puasa
Ada anjuran agar sahur di akhir waktu. Jadi Anda bisa sahur di jam 3.15 dan kemudian bisa menunggu saat shalat Subuh tiba. Sesudahnya Anda masih punya waktu sekitar 2 jam sebelum persiapan berangkat ke kantor. Waktu yang cukup untuk melanjutkan tidur lagi.
Hal ini penting juga agar Anda tidak mengantuk saat puasa apalagi saat berkendara. Karena banyak terjadi kecelakaan akibat mengantuk saat di jalanan.

- Tidur siang saat istirahat agar tidak mengantuk saat puasa
Meskipun istirahat siang di kantor hanya 1 jam dikurangi untuk shalat, Anda masih punya sedikit waktu untuk menyempatkan tidur sejenak. Bahkan hanya dengan tidur tambahan selama 5 menit saja sudah bisa memberikan pengaruh sangat luar biasa untuk tubuh Anda. Anda bisa merasakan badan Anda kembali bugar setelah mendapatkan tambahan tidur singkat tersebut.

5. Istirahat
Meskipun anda pekerja keras yang membuat anda disibukkan dengan aktifitas yang melelahkan, maka jangan lupa sempatkan untuk istirahat 5-10 menit di tengah" kesibukan anda. Sempatkan untuk duduk rileks dan santai tanpa mengerjakan aktifitas apa pun. Karena, tubuh kita tidak akan mampu jika melakukan segala aktifitas tanpa istirahat.

Jika anda melakukan semua hal tersebut. Dijamin puasa anda akan tetap lancar dan anda tetap akan berenergi walau melakukan aktifitas sehari - hari anda. Semoga bermanfaat.